|
PELAYARAN PERDANA KM SUN LIA

Pada 18 - 20 Maret 2010 telah dilakukan pelayaran perdana KM Sun Lia dari Tahuna, (Kab. Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara) menuju Glan, (Sarangani Province, Filipina). Pelayaran Perdana ini dipimpin langsung oleh Bupati Kab. Kepulauan Sangihe Drs. Winsulangi Salindeho disertai 164 orang anggota delegasi yang terdiri, anggota parlemen daerah, CIQS, Lanal Tahuna, Kapolres Tahuna, Dinas-Dinas terkait, Para Pengusaha serta Team Kesenian.
KM Sun Lia merapat di Pelabuhan laut Glan tepat pada pukul 8:00 pagi dan disambut langsung oleh Presiden Arroyo disetai tamu undangan lainnya seperti Secretary Jesus Dureza (Presidetial Adviser for Mindanao) Commisioner Qustoms, Gubernur Sarangani dan lainnya. Hadir dalam kesempatan tersebut Konsul Jenderal RI Davao City.

Dalam pelayaran perdana dibawa pula contoh-contoh produk dari Tahuna yang akan diperkenalkan kepada masyarakat Glan. Pemerintah Glan sendiri telah mempersiapkan acara Trade Exhibit bagi produk-produk kedua belah pihak. Kedatangan kapal disambut antusias dari pemerintah Glan dan masyarakat Indonesia yang ada di Glan Filipina. Kapal ini merupakan kapal pertama yang berlabuh, sejak selesainya pembangunan pelabuhan laut Glan.

Pelayaran KM Sun Lia diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap hubungan dagang kedua daerah yang selama ini dilakukan secara turun temurun antara kedua masyarakat (Sangihe dan Glan). Secara Historis kedua masyarakat telah melakukan hubungan dagang sejak jauh kedua negara (Indonesia dan Filipina) belum merdeka. Kedua daerah juga sudah membuat kesepakatan dalam bentuk kerjasama Sister Municipality- Regency yang ditandatangani pada tanggal 28 November 2006. Dalam Nota Kesepakatan tersebut disetujuai beberapa bidang untuk dikerjasamakan antara lain adalah perdagangan, pendidikan, sosial budaya.
KM Sun Lia merupakan kapal kargo sekaligus juga sabagai kapal penumpang yang mampu mengangkut 100 orang serta kapasitas 100 ton kargo. Kapal ini selanjutnya setiap 1 (satu) kali dalam sebulan akan melayari jalur Tahuna (Kab. Sangihe) – Petta (Kep Marore, Kab. Sangihe) – Glan (Filipina) PP.
On March 18-20, 2010, has entered a prime shipping MV Sun Lia from Tahuna (Sangihe Regency, North Sulawesi) towards Glan, Sarangani Province.
This inaugural voyage led by the Regent of Sangihe Drs. Winsulangi Salindeho accompanied by 164 people comprising members of the delegation are local parlemen, CIQS, Tahuna Navy Commander, Police Chief of Tahuna, related agencies, businessman and art team.
MV Sun Lia docked at the port of Glan, promptly at 08.00 am and was greeted by President Arroyo, together with other invited guests like Secretary Jesus Dureza, Commisioner of Customs, Sarangani Governor, and others. present on the occasion, Consul General of the Republic of Indonesia in Davao City.
In the inaugural voyage also brought Tahuna product samples that will be introduced to the public in Glan. Local government of Glan itself has set evidence for Trade-In products from both sides. Ship’s arrival greeted enthusiastically by the government and people of Indonesia at Glan, Philippines. This ship is the first ship docked, since the completion of construction of sea ports Glan.
MV Sun Lia are expected to contribute significantly to the trade relations the two regions have been carried from generation to generation between two communities (Sangihe and Glan). Historically, the two communities have done a lot of trade relations as both countries (Indonesia and Philippines) is not independent. Both regions have also made an agreement in the form of Sister City District, which was signed on November 28, 2006. In tche Memorandum of Understanding agreed on certain areas of cooperation including trade, education and social culture.
KM Sun Lia is the cargo ship at the same time a passenger ships capable of carrying 100 tons of cargo. The ship every one month will navigate the road Tahuna (Sangihe Regency)-Petta (Sangihe District) – Island of Marore – Glan-Sarangani Province.
|